Senin, 16 November 2015

Review Bioinformatika Perikanan

REVIEW TERKAIT BIOINFORMATIKA PERIKANAN


Identifikasi Molekular Bakteri Patogen dan Desain Primer PCR
(Molecular Identification Of Pathogenic Bacteria and PCR Specific Primer Design)

Muh. Aris1), Sukenda 2), Enang Harris 2), M. Fatuhcri Sukadi 3),  Munti Yuhana 2)


Penyebaran penyakit ice – ice yang menyerang rumput laut Kappaphycus alvarezii semakin meningkat. Penyakit ice – ice ini menyerang hampir di seluruh pengembangan produksi rumput laut di Indonesia. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan penyakit ice – ice disebabkan karena adanya serangan bakteri patogen. Dari hal tersebut dalam pengelolaan budidaya rumput laut perlu memperhatikan kondisi dari rumput laut (rumput laut dalam kondisi sehat dan bebas penyakit). Selama ini identifikasi dan deteksi bakteri patogen dilakukan dengan mengamati gejala klinis, karakteristik dan kejadian pada lokasi budidaya. Meskipun cara ini penting untuk dilakukan, namun kurang akurat untuk menentukan informasi variasi genetik dari bakteri. Metode yang cocok digunakan untuk identifikasi dan deteksi bakteri patogen yaitu menggunakan teknik PCR, dengan menelaah profil DNA gen 16S-rRNA maka dapat mendeteksi keberadaan gen target secara cepat. Untuk mendapatkan primer spesifik maka perlu adanya data sekuen gen yang menyandikan protein sejenis dengan fragmen yang nanti akan diamplifikasi oleh PCR, akan tetapi primer spesifik untuk bakteri patogen penyakit ice – ice belum dilakukan sehingga memanfaatkan 16S  rRNA untuk mendasain primer spesifik PCR.
Amplifikasi membutuhkan primer spesifik dimana primer tersebut terdiri 10 – 20 nukleotida yang dirancang pada daerah konservatif dalam genom. Apabila semakin panjang primer, semakin spesifik daerah yang diamplifikasi. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi amplifikasi yaitu seperti konsentrasi DNA, panjang primer, dan komposisi basa primer. Apabila primer tidak sesuai maka tidak teramplifikasinya pada daerah genom atau teramplifikasi tapi pada daerah lain. Optimasi suhu juga sangat penting, karena jika suhu rendah menyebabkan tidak terbentuknya DNA, tetapi suhu yang tinggi akan menyebabkan tidak terjadinya amplifikasi.
Sekuensing merupakan cara untuk mengidentifikasi gen. Sekuen tersebut dibandingkan dengan data sekuen pada gen bank. Hasil analisis sekuensing gen melalui situs  National Centre for Biotechnology Information/NCBI BLAST-N 2.0 menunjukkan adanya kemiripan dengan bakteri  Vibrio alginolyticus  strain CIFRI V-TSB1. Desain primer dirancang menggunakan program primer 3 (http://www.justbio.com/) berdasarkan Vibrio alginolyticus dari rumput laut Kappaphycus alvarezii. Analisis kelayakan primer menggunakan program oligocalculator properties didapatkan primer spesifik dari Vibrio alginolyticus adalah primer aSEFM-F dan aSEFM-R.

·     Manfaat dalam kehidupan yaitu dengan bioinformatika, masyarakat bisa langsung mendapatkan perkembangan informasi yang berkaitan dengan dunia perikanan dan langsung bisa menerapkan teknologi tersebut di dunia nyata.
·    Kompetensi bioinformatika dalam akuakultur adalah segala bentuk informasi dan segala bentuk teknologi yang mendukung kegiatan dalam bidang perikanan: seperti perekayasaan genetika, penerapan teknologi tepatguna, modifikasi pakan bagi kultivan yang dipelihara. Contoh yang dapat kita ambil adalah rekayasa genetika pada berbagai jenis ikan untuk menghasilkan suatu jenis ikan ataupun kultivan yang memiliki sifat-sifat unggul, Penelitian berbagai sumber pakan alami yang bermanfaat bagi pertumbuhan kultivan, Melakukan penelitian teknologi tepatguna.
·    Segi etis dalam norma masyarakat, menimbulkan kontroversi dalam masyarakat terkait dengan rekayasa genetik. Terkait efek samping terhadap kesehatan, efek terhadap lingkungan serta sifat fisik yang dibuat menyamai makhluk lain.
·    Relevansi terhadap kehidupan, cukup relevan karena memberikan informasi terkait bidang perikanan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk mengolah data serta merekayasa genetik spesies perairan sehingga dapat meningkatkan usaha produksi.

selengkapnya dapat dilihat pada link berikut